Selasa, 22 Januari 2013

Menyingkirkan Racun Tubuh Melalui Detoksifikasi






Menyingkirkan Racun Tubuh Melalui Detoksifikasi


Keadaan lingkungan dan gaya hidup manusia modern saat ini sangat riskan terserang toksin. Terutama tubuh Anda. Toksin-toksin ini terbilang berbahaya bagi tubuh, karena dapat menyebabkan kerusakan sistem detoksifikasi tubuh dan gangguan pada proses metabolisme yang melahirkan berbagai efek penyakit.

Kesehatan merupakan salah satu faktor penting untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu kita tidak boleh meremehkan kesehatan badan. Banyak orang memiliki berbagai keluhan kesehatan akibat tidak mempedulikan kesehatan tubuhnya baik itu keluhan yang ringan hingga keluhan yang berat.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan diantaranya adalah dengan olah raga, mengkonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, minum air putih yang banyak dan lain sebagainya. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi maka tubuh kita tidak akan mudah terserang penyakit, dimana berbagai makanan yang banyak mengandung gizi dan nutrisi tersebut dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh kita khususnya pada bagian hati.

Tetapi pada kenyataanya untuk menerapkan hidup sehat memang tersa cukup sulit, selain karena dari segi psikologis kita yang belum siap seutuhnya untuk menghadapi hal tersebut, tetapi juga dari segi lingkungan yang berbentuk pada ‘Kepedulian’ antar sesama manusia yang pada perkembaganya sangat minim sekali, terbukti dengan banyaknya pencampuran makanan dengan zat-zat kimia dan lain sebagainya yang dapat membahayakan terhadap kesehatan seseorang.

Tidak sampai disitu menurut Dr. Inayah Budiasti, Ahli gizi dari Rumah Sakit Jakarta, mengatakan, "Bahkan toksin bisa datang dari dalam pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi sel-sel tibuh, semua ampas atau zat yang tidak diperlukan tubuh akan diperlakukan sebagai racun."

Sekarang tidak perlu repot-repot untuk memikirkan bagaimana mengeluarkan racun dalam tubuh. Ada cara yang cukup mudah untuk menghilangkan semua racun tubuh yang kita peroleh selama ini, yaitu dengan cara detoks atau yang lebih familiar disebut detoksifikasi.

Detoksifikasi merupakan suatu proses pembersihan tubuh dari segala macam kotoran dan racun-racun yang secara tidak sengaja atau tanpa kita sadarai telah masuk dan mengendap di dalam tubuh kita dalam jangka waktu yang lama.

Saat ini banyak produk-produk kesehatan baik berupa suplemen ataupun alat yang menjanjikan manfaat produk mereka dalam fungsinya sebagai detox, hal ini boleh-boleh saja anda gunakan. Namun produk itu akan sia-sia bila pola hidup kita tidak berubah. Semua kembali pada diri kita. Kesehatan sangat penting bagi hidup kita jadi Detoksifikasi pada tubuh Anda yang di lakukan 1 tahun sekali itu sangat penting.(ima/R-2)

Mengapa Tubuh Perlu Detoksfikasi?

Salah satu penyebab terbesar terjadinya toxemia pada usus adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang dimasak secara berlebihan sehingga makanan-makanan tersebut tidak memiliki enzim lagi. Selain itu, kebanyakan manusia sangat suka mengkonsumsi makanan pembentuk asam, yaitu protein (hewani), pati, lemak. protein (hewani) yang dapat mengakibatkan tubuh mengalami asidosis, yakni kondisi keasaman darah dan jaringan tubuh berlebihan.

Asidosis dapat menimbulkan peradangan pada berbagai jaringan dalam tubuh, menyebabkan butir-butir darah melekat satu sama lain, atau terbentuknya jejaring serabut-serabut halus (fibrin) dalam darah. Jejaring ini memberi kesan seolah-olah darah menjadi pekat. Serabut-serabut ini mengakibatkan peredaran sel-sel darah terganggu, sehingga pasokan zat makan dan oksigen ke sel-sel jaringan tubuh lainnya menjadi terhambat.

Tubuh kita dikaruniai enzim-enzim yang diperlukan oleh berbagai funsi metabolisme dalam tubuh ini jumlahnya terbatas, tubuh tidak akan menggunakan enzim-enzim ini apabila makanan yang kita makan masih memiliki enzim.

Apabila tidak demikian, maka tubuh akan terus-menerus menggunakan enzim tentu hal tersebut akan mengakibatkan habisnya energi dan efeknya bisa menyebabkan peradangan pada pancreas. Pankreas adalah organ vital yang memproduksi enzim-enzim pencernaan pada usus kecil. Gangguan pada pankreas menyebabkan pencernaan tidak lancar dan tubuh semakin banyak memproduksi toksin.

Hal tersebut akan berdampak pada usus besar, dimana usus besa nanti tidak memiliki kemampuan untuk mencerna makanan kembali. Tubuh akan memadatkan makanan yang tidak tercerna ke sepanjang dinding usus halus. Secara alami proses ini akan mengundang pengeluaran lendir dari sistem kekebalan tubuh yang ada pada dinding-dinding usus. Kondisi ini akan mengakibatkan sembelit (sulit buang air besar) dan penyumbatan pada saluran usus besar.

Setelah beberapa waktu, kotoran ini akan membusuk dan menghasilkan gas beracun. Gas lebih mudah terserap melalui pori-pori halus pada dinding usus, mengalir dalam darah masuk ke sel-sel tubuh dan sewaktu-waktu anda harus bersiap jika anda akan mudah terserang penyakit, apalagi di kondisi cuaca yang sedang tidak bersahabat seperti ini.

Perlu Anda Pertimbangkan

Detoks Jangka Panjang
Melakukan terapi detoksifikasi mungkin bisa membantu Anda merasa jadi lebih baik. Tetapi, perubahan nyata untuk kesehatan Anda haruslah memiliki waktu jangka panjang. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan sehat merupakan cara untuk mendapatkan hidup yang sehat dan merupakan detoksifikasi alami.

Kurangi Stimulan
Batasi konsumsi alkohol. Mungkin awalnya Anda akan mengalami gejala seperti sakit kepala dan menginginkan zat tadi.

Tapi, jika kuat menahan gejolak keinginan tersebut maka Anda akan mendapatkan peningkatan kualitas tidur sehingga vitalitas pun akan bertambah. Selain itu, beralihlah hanya meminum air putih dan minuman bentuk herbal lain.

Menggosok Kulit Tubuh
Cobalah untuk menggosok kulit tubuh Anda setiap hari. Menggosok kulit tubuh akan membantu meningkatkan sirkulasi darah. Cara ini bisa Anda lakukan saat sedang mandi.

Rutin Berolahraga
Olahraga teratur mendorong sirkulasi darah dan sistem limpa. Menurut Matt Dower, Direktur Mirbeau Inn & Spa, Skaneateles, New York dengan berolahraga akan membantu meningkatkan pencernaan, mengurangi ketegangan, lubrikasi sendi dan memperkuat tubuh. Ini bukti tak terbantahkan. "Orang yang berolahraga secara terator memiliki jumlah racun sangat sedikit dalam sistem tubuh mereka," terangnya.

Konsumsi Makanan Organik
Banyak ahli menyarankan untuk mengubah pola makan. Salah satunya adalah Chad Sarno, peneliti dan pengembang untuk Whole Foods' Health Starts Here, "Beragam buah dan sayuran harus menjadi fokus utama dalam diet Anda, termasuk biji-bijian utuh dan kacang-kacangan."

Anda dianjurkan untuk makan semua makanan yang ditanam dan bukan makanan yang di proses. Karena makanan yang di proses atau makanan awetan telah kehilangan beberapa nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Sayuran hijau contohnya, banyak mngandung mikronutrien tapi juga rendah kalori. Sangat bagus untuk tubuh Anda.

Lawan Polusi Lingkungan
Hati-hati lah terhadap polusi udara di sekililing anda karena itu dapat menganggu kesehatan pada tubuh Anda. kebanyakan orang pada untuk saat ini terserang penyakit akibat sering menghirup polusi dalam aktivitasnya, dan dampaknya mereka terkena gejala alergi seperti mual,bengkak, mata merah dan lain sebagainya. Kalau sedah seperti itu gunakanlah obat-obatan yang telah di sarankan dokter untuk mengurangi kotoran yang telah kita hirup

Sering Melakukan Sauna
Banyak yang menyarankan untuk melakukan detoksifikasi di sauna. Karena sauna merupakan tempat paling cepat untuk mengeluarkan keringat. Bahkan ibu hamil bisa segera mengurangi kelebihan berat tubuh usai melahirkan dengan pergi ke sauna.(ima/R-2
)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar